Dalam Al Quran Surat Yunus Dan Hud, Bacaan Doa Minta Perlindungan Dan Keselamatan

Ini adalah bacaan doa yang menyerukan keselamatan dan perlindungan.

Doa keselamatan ditemukan dalam Al-Qur’an Surah Yunus ayat 85-86.

Sedangkan doa memohon perlindungan terdapat dalam QS Hud Ayat 47.

Dikutip dari Buku Kumpulan Doa Harian yang diterbitkan oleh Dirjen Pimpinan Agama Islam Kementerian Agama RI pada tahun 2013, ini adalah bacaan doa yang menyerukan keselamatan dan perlindungan.

Sebuah doa untuk perlindungan

Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu, aku mengambil apa yang tidak aku ketahui, dan tidak menipuku, dan kasihanilah aku

الحاخام ‘ụżu bika an as`alaka mā laisa lī bihī ‘ ailm and illā tagfir lī wa tar-amn akum minal-khāsirn

“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu untuk meminta kepada-Mu sesuatu yang tidak aku ketahui (kebenarannya). Jika Engkau tidak memaafkanku dan tidak menyayangiku, pasti aku termasuk orang-orang yang merugi.” (Kulit QS: 47)

Doa untuk keselamatan

ا لَا لْنَا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

… ا لا اج ‘alnā fitnatal lil-qaumiẓ-ālimīn.

“Tuhan, jangan jadikan kami sasaran orang-orang yang zalim” (Jones Quss: 85).

ا الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Dan Najina Permatica, Manal Qamil Kafrin

“Dan selamatkan kami, dengan rahmat-Mu, dari orang-orang kafir” (Jones Quss (86)).

Bagaimana Anda berdoa?

Sedangkan shalat merupakan komponen ibadah yang paling utama, sehingga tata caranya harus diperhatikan.

Dari buku yang sama, berikut tata cara berdoa:

1. Na kiblat

Ketika kita shalat, kita diminta untuk melihat kiblat di mata.

Hal ini didasarkan pada hadits “Rasulullah datang ke tempat berdiri di Arafah, menghadap ke arah kiblat, dan terus berdoa sampai matahari terbenam.”

2. Lees Hamdalah of Lof، Istighfar en Shalawat

Salah satu sahabat Nabi berkata: (Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, sedang duduk di masjid, dan seorang pria datang ketika dia sedang berdoa, dan ketika dia selesai dia membaca doa itu).

Utusan Tuhan, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata: Temanku, kamu sedang terburu-buru. Ketika Anda berdoa, duduk dulu dan kemudian bersyukur kepada Tuhan. Karena dialah yang terpuji, bacakan shalawatmu kepadaku dan baru kemudian berdoa.

Kemudian orang lain datang untuk shalat dan memuji Allah dan membacakan salaat kepada Nabi Muhammad. Setelah itu, Nabi berkata: “Sholat selesai.”

3. Suara lembut dan ketakutan

Saat membaca doa, gunakan suara yang lembut.

Hal ini juga membawa rasa takut kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Allah SWT berfirman dalam QS Al A ‘raf ayat 55-56 yang menyatakan:

Serulah Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang berselisih.

Dan janganlah kamu marah di bumi setelah (Tuhan Yang Maha Esa) membawanya kembali, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan harap (yang tidak dapat diterima). Sesungguhnya kasih karunia Allah itu dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

4. Percaya pada pemenuhan

Tata cara keempat dalam shalat adalah keyakinan bahwa doa yang difirmankan Tuhan Yang Maha Esa akan dilaksanakan.

Kita harus beriman kepada Tuhan dan bersikap positif terhadap-Nya, seperti dalam hadits berikut:

“Sesungguhnya Allah SWT berfirman: Aku akan mengikuti fanatisme hamba-Ku terhadapku, dan aku selalu bersamanya ketika dia mendoakanku.”