Menteri Agama: Hindari Impor Minta Jajarannya Gunakan Produk Lokal

Menteri Agama Yakut Cholil Kumas meminta jajarannya untuk turut serta dalam optimalisasi Program peningkatan penggunaan produk rumah tangga (P3DN) dan dalam aksi positif Bangga Indonesia (BBI).

“Kemudian dia baru mengetahuinya. “Saya ingin kembali berkomitmen pada program peningkatan penggunaan produk rumah tangga (P3DN), setelah presiden memberikan instruksi khusus mengenai Bali kemarin Jumat,” katanya. Yakut dalam keterangan tertulisnya. pada Senin (28/28/2020).3/2022).

“Walaupun Presiden Jokowi tidak memaksakan peringkat optimalisasi P3DN dibandingkan kementerian/lembaga lain, saya minta komitmen ini bisa dipercepat dan selesai April nanti,” tambah Yakut.

Menurut Yaqut, upaya optimalisasi P3DN sangat penting.

Mengingat dunia saat ini sedang mengalami banyak ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, keruntuhan teknologi, dan perang Rusia-Ukraina.

Situasi ini sangat mengkhawatirkan tidak hanya dari segi stabilitas keamanan, tetapi juga dari segi kualitas perekonomian. Indonesia tidak boleh menjadi korban, dan salah satu caranya adalah dengan menjadikan APBN sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi.

Yakut mengingatkan, anggaran negara harus dikelola dengan mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri.

“Hindari impor seperti video surveillance, komputer, alat tulis dan produk lainnya. Presiden sudah memerintahkan berbagai instansi untuk memeriksa setiap kementerian/lembaga,” kata Yakut.

Ia meminta UKPBJ segera bergerak dan fokus pada proses pembelian barang dan jasa sesuai regulasi agar tidak ada masalah di kemudian hari. UKPBJ juga harus berkoordinasi dengan LKPP untuk mengetahui barang mana yang tergolong produk dalam negeri dan informasi lainnya.