Dihadapkan Dengan Kenaikan Harga Bahan Pokok Dan Energi Jelang Ramadan Dari Beberapa Masyarakat

Hingga hari ini, Jumat (1/4/2022), PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Pertamax Bahan Bakar Minyak (BBM) atau RON 92 dengan kisaran Rs 12.500 hingga Rs 13.000 per liter.

Irto Genting menjelaskan: “Pertamina selalu menjadi daya beli individu, dan harga Pertamax masih lebih kompetitif di pasaran atau sebanding dengan harga BBM sejenis dibanding operator SPBU lainnya. Itu hanya dalam tiga tahun terakhir, sejak 2019,” perwakilan . Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina dalam keterangannya, Kamis (31/3/2022).

Sebelumnya, pada 27 Februari 2022, Pertamina menaikkan harga elpiji nonsubsidi menjadi Rp15.500 per kilogram.

Kenaikan harga gas tersebut disebabkan oleh naiknya harga minyak dan gas dunia, seiring dengan konflik antara Rusia dan Ukraina.

Harga bahan dasar

Harga minyak goreng yang naik sejak tahun lalu belum berakhir, dan komoditas pangan lainnya menjelang Ramadhan mengalami kenaikan harga yang tajam.

Tercatat, saat ini harga minyak goreng kemasan di pasaran berkisar antara Rp 23.000 hingga Rp 26.000 per liter.

Sedangkan harga bawang putih yang sebelumnya Rp 33.000 naik menjadi Rp 33.900 dan harga daging ayam juga naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 39.000.

Kemudian harga telur ayam naik dari Rs 25.000 per kilogram menjadi Rs 25.500 dan daging sapi menjadi Rs 141.000 dari sebelumnya Rs 140.000 dan harga gula pasir di kisaran Rs 15.000 per kilogram.

kenaikan PPN

Pemerintah resmi menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) pada 1 April 2022 menjadi 11% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Kenaikan tarif PPN tentu akan menaikkan harga produk dan barang yang dibeli masyarakat, seperti pakaian, pulsa, sabun, tas bahkan harga gas bumi.

“Kenaikan tarif PPN berpotensi meningkatkan harga produk dan barang yang akan dirasakan terutama oleh masyarakat menengah ke bawah,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonsus Wijaga.

Menurut HPP, tarif pajak pertambahan nilai 11 persen itu akan mencakup pajak baru, termasuk produk pertambangan atau produk pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya, seperti gas bumi.

Penerapan ini mengakibatkan komoditas gas bumi menjadi salah satu jenis komoditas kena pajak yang akan dikenakan PPN, termasuk gas bumi yang telah diatur dalam peraturan mengenai harga gas bumi tertentu untuk sektor industri dan ketenagalistrikan.

Berdasarkan ketentuan dan sebagai bentuk kepatuhan PGN terhadap HPP, invoice yang diterbitkan sejak 1 April 2022, PGN akan menambahkan komponen pajak pertambahan nilai pada tagihan penggunaan gas bumi untuk semua segmen pelanggan, termasuk beberapa pelanggan harga gas bumi di Manajer PT PGN Tbk Finance,” kata Direktur PT PGN Tbk Finance, Fajr Haryanto Widodo, Sabtu (26/3/2022).