Aplikasi Daftar Bantuan Sosial Set Top Box (STB) TV Digital dari Kominfo

Pemerintah akan segera mengubah saluran TV analog menjadi TV digital melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Cominfo). Sakelar analog OFF / ASO dihapus secara bertahap.

Akibat penghentian siaran TV analog, Kominfo membagikan penerima siaran TV digital (STB) secara gratis kepada masyarakat yang kurang terlayani.

Sebanyak 6,7 juta keluarga kurang mampu mendapat subsidi menonton siaran TV digital.

 

Baca Juga :

  1. Aplikasi Pinjam Uang Cepat dan aman 2022
  2. Rekomendasi Aplikasi Android Untuk Kredit Hp
  3. Inilah Aplikasi Penyimpan Uang Yang Resmi
  4. Aplikasi Terbaik dan Aman Treding Forex dan Saham
  5. Berikut Aplikasi Android Untuk Asuransi Yang Aman dan Terpercaya

 

Bantuan  STB ini tidak mengharuskan masyarakat mengganti TV analog dengan yang baru, memasang STB agar masyarakat dapat menikmati siaran TV digital.

Catatan dari laman indonesia.go.id, pemerintah akan meluncurkan analog switching (ASO) tahap pertama pada 30 April 2022.

Persyaratan STB :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Milik keluarga miskin
  3. Setidaknya satu keluarga memiliki TV analog yang terdaftar di DTKS atau data daerah di bidang sosial
  4. ASO didasarkan pada area cakupan

Cara mendapatkan STB  :

Masyarakat bisa terlebih dahulu mendaftar bansos secara online dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos. Berikut langkah-langkahnya:

DAFTAR DISINI

  1. Unduh Aplikasi Cek Bantuan Sosial
  2. Pilih menu Daftar Saran
  3. Daftarkan diri Anda dan nama Anda sudah terdaftar di DTKS Kemensos
  4. Pilih menu dan tambahkan saran
  5. Masukkan NIK, KTP dan KK
  6. Sistem memvalidasi
  7. Jika divalidasi, Anda dapat memilih jenis bantuan sosial yang harus diberikan
  8. Pilih hadiah STB

Daftar STB Murah

Pembelian dan pendistribusian STB kepada keluarga miskin dilakukan oleh pemerintah dan penyelenggara multiplexing (operator penyiaran televisi digital). Seperti diketahui, pemerintah berencana menghentikan siaran televisi analog secara bertahap. Langkah-langkah ini berlangsung dalam tiga tahap:

  • Tahap pertama pada 30 April 2022, untuk 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota
  • Tahap kedua pada tanggal 25 Agustus 2022 untuk jumlah 31 wilayah siaran di 110 kelurahan/kota
  • Tahap ketiga pada 2 November 2022, untuk 25 wilayah siaran di 65 wilayah/kota

Selanjutnya …