Daripada Versi Hybrid Untuk Pasar Indonesia, Mengapa Honda Memilih Mesin HR-V Turbo All-new

Honda HR-V generasi terbaru mengusung mesin turbo dan juga versi paling lama berjalan, HR-V 1.5L Turbo RS. Namun, di beberapa negara, termasuk Jepang, SUV dengan simbol “H” diperkenalkan sebagai model hybrid.

Jadi mengapa Anda lebih memilih turbo daripada hybrid untuk Honda HR-V baru di Indonesia?

New Honda HR-V Honda Motor Co., Ltd. Manufacturing Center, Automotive Business Lead Project Manager Yoshitomo Iheshi mengatakan menurut penelitian, terutama dari negara-negara, mesin 1,5 liter saat ini merupakan mesin yang paling cocok untuk Indonesia. turbin.

“Ke depan bisa jadi, kalau ke depan bisa hybrid drive, kita bisa pelajari hybridnya,” jelas Yoshitomo dalam jumpa pers virtual, Selasa (24) di Sirkuit Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat. . Katanya / 5/2022). ).

Jika mesin hybrid ini cocok untuk konsumen, tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan mesin ramah lingkungan tersebut untuk pasar Indonesia.

Sebelumnya, Yosak Bailey, Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan, dan Pemasaran PT Honda Prospect Motor (HPM), mengatakan timnya telah mempelajari keadaan pasar listrik di Indonesia.

Pabrikan asal Jepang itu mungkin menawarkan tawaran hybrid, karena Honda sendiri sudah memiliki teknologinya saat ini.

“Kami akan terus pelajari bentuk pasarnya. Jadi listrik seperti apa yang sesuai dengan keinginan konsumen Indonesia,” pungkas Bailey.

Masalah chip semikonduktor masih menjadi kendala bagi PT Honda Prospect Motor (HPM) untuk memproduksi model tersebut. Salah satu produk yang terkena imbasnya adalah Honda HR-V generasi terbaru yang belum lama ini resmi diluncurkan di pasar otomotif nasional.

Josak Bailey, Direktur Inovasi Bisnis, Penjualan dan Pemasaran PT HPM, menjelaskan jumlah pesanan sejak peluncuran hingga Jumat (20/5/2022) telah mencapai 9.032 unit. Namun untuk distribusi dari pabrikan ke dealer hanya sekitar 3.100 unit.

“Masih ada sekitar 6.000 unit yang belum dikirim. Kita memang masih terhambat komponen chip semikonduktor. Tapi, bulan ini sudah meningkat produksinya, sudah bisa 1.700 sampai 1.800 unit, ” te , saatdi Media Test Drive HondaHR-V Sirkuit Mandalika, Seinen (23/5/2022).

Billy Lanjut, jumlah tersebut akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Meskipun bertahap, diharapkan bisa mendapatkan lebih banyak komponen dari prinsipal untuk model barunya tersebut.

“Kita Harrap, itu bisa dapat dapat digunakan konsumen. kita sudah minta ke prinsipal untuk dikirim sebanyak-banyaknya dan mulai, kita berusaha terus. Target kami 12 bulan itu 35 bulan ribu unit 3.000 bil.

Sedangkan untuk waktu tunggu, negara masih berutang sekitar 6000 unit pengisian. Bulan lalu hanya bisa memproduksi 1.500 unit, bulan depan bisa memproduksi 1.700 unit, lalu meningkat dari 1900 menjadi 2000 unit.