Mobil Listrik Baru Nissan Ini Tak Sampai Dibanderol Rp 300 Jutaan!

Nissan baru-baru ini meluncurkan mobil listrik kecil dengan harga Rp 200 juta. Mobil listrik tersebut bernama Sakura, bunga ikonik dari Jepang.

Nissan percaya bahwa Sakura dapat membawanya ke tingkat yang lebih tinggi. Radius belok 4,8 meter memungkinkan pengemudi untuk bermanuver di ruang sempit. Sakura memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.655 mm, dengan jarak sumbu roda 2.495 mm. Beratnya hanya 1.070-1.080 kg dan memiliki kapasitas bagasi 107 liter.

Meski berukuran kecil, Nissan mengklaim kabin Sakura luas dan memiliki jangkauan yang jauh untuk penggunaan sehari-hari. Di dalam, Sakura bisa menampung empat orang.

Wakil Presiden Eksekutif Nissan Asako Hoshino mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi, “All New Sakura akan mengikuti Leaf dan Ariya sebagai Volkswagen EVs. Kami percaya ini akan menjadi game-changer di pasar Jepang dan akan melayani pasar Jepang dengan mudah. ​​Dapat diterima. kepada konsumen.”

Motor listrik di Nissan Sakura menghasilkan tenaga 47 kW dan torsi 195 Nm. Sakura dikatakan mampu berakselerasi dengan cepat dan mantap. Teknologi ini berasal dari lebih dari satu dekade pengembangan Leaf. Alhasil, kabin Sakura menjadi sangat sepi. Dalam tes yang dilakukan Nissan, jarak tempuh Sakura mencapai 180 kilometer.

Minivan listrik ini memiliki tiga mode berkendara, Eco, Standard dan Sport, untuk beradaptasi dengan kondisi jalan. Dengan pedal elektronik, pengendara dapat melakukan akselerasi dan deselerasi hanya dengan menekan dan melepaskan pedal.

Rencananya, Nissan Sakura akan mulai dijual di Jepang pada musim panas ini. Sakura menjual 1,78 juta yen, yaitu 204 juta rupee jika Anda menerima subsidi 550.000 yen untuk mobil hijau, atau 63 juta rupee jika Anda mengonversi.

Nissan Sakura tersedia di Jepang dalam tiga varian, S, X dan G, dengan harga retail berkisar antara 2.333.100 JPY atau Rp 267 juta dan maksimal 2.940.300 JPY atau Rp 337 juta.