Aplikasi Bibit Penghasil Uang

Aplikasi Bibit Reksadana

Aplikasi bibit adalah platform investasi digital dengan tingkat risiko yang dapat disesuaikan berdasarkan profil risiko Anda, Seperti dilansir laman seed.id pada 25 Juli 2021, berikut link download aplikasi Bibit, salah satu aplikasi reksa dana terpercaya. Berinvestasi di aplikasi Bibit cukup aman karena terkait dengan bank terkait dan diatur langsung oleh OJK dan beberapa platform investasi lainnya.

Aplikasi ini menggunakan teknologi yang menggunakan teori portofolio modern untuk membantu investor pemula mengidentifikasi profil risiko mereka, ditambah aplikasi Bibit dilengkapi dengan robo-advisor yang dapat membantu Anda menemukan faktor risiko dan investasi yang sesuai dengan tujuan Anda.

Mengetahui profil risiko Anda tentunya juga akan berdampak pada meminimalkan faktor risiko yang Anda temui. Jika informasi pribadi Anda konservatif, disarankan agar Anda dapat mengalokasikan investasi di reksa dana dan obligasi pasar uang.

Namun, jika profil Anda tergolong agresif, sistem di aplikasi seed merekomendasikan untuk mengalokasikan dana untuk berinvestasi di lebih banyak dana ekuitas, dan aplikasi seed tersedia untuk berbagai sistem operasi ponsel cerdas, termasuk Android dan iOS.

Fitur yang tersedia di aplikasi Bibit antara lain halaman beranda produk reksa dana dan produk reksa dana yang direkomendasikan berdasarkan profil Anda, menu portofolio dengan nilai investasi Anda, perdagangan yang Anda lakukan, dan obrolan dengan layanan pelanggan Bibit.

Inilah link download aplikasi Bibit, dan juga cara menggunakannya:

  1. Download aplikasi Bibit disini
  2. Daftar dengan mengisi formulir dan profil resiko
  3. Terdapat 4 produk investasi (reksa dana, pasar uang, obligasi, SBN), pilih sesuai keinginan
  4. Untuk biaya investasi termurah, biasanya terdapat di Obligasi dan Saham
  5. Segera bayar investasi melalui beberapa cara, proses akan dilaksanakan kurang lebih 3 hari jam kerja
  6. Rajin menabung untuk mendapatkan hasil yang memuaskan

Kelebihan Dan Kekurangan Aplikasi Bibit

Salah satu keunggulan BIbit adalah teknologi canggihnya yang dapat mengidentifikasi potensi risiko bagi investor.

Namun, di balik berbagai kelebihan tersebut, masih ada beberapa kekurangan yang bisa Anda pertimbangkan sebelum memilih berinvestasi di reksa dana Bibit.

Simak ulasan kelebihan dan kekurangan platform reksa dana online berikut ini:

  1. Kelebihan Bibit Reksadana

Salah satu keuntungan berinvestasi di reksa dana online adalah biaya manajemen dan biaya lainnya lebih ringan daripada berinvestasi langsung di manajer investasi. Tentu saja ada keuntungan lain.

Berikut kelebihan yang bisa Anda pertimbangkan untuk berinvestasi reksa dana di Bibit.

  • Bebas komisi, karena semua reksa dana yang dibeli di Bibit bebas komisi.
  • Sesuai dengan kenyamanan investor, modal investasi minimal berkisar antara Rp100.000 sampai dengan nominalnya.
  • Anda dapat menarik uang dengan cepat tanpa penalti setiap saat.
  • Tidak ada pajak.
  • Dana bank aman, karena Bibit tidak akan menahan dana Anda. Dana investasi langsung ditransfer ke bank kustodian dan dikelola oleh perusahaan berlisensi OJK. Sama seperti di bank, dana hanya dapat dibayarkan ke rekening atas nama Anda.
  • Dukungan teknologi tinggi yang diberikan oleh metode teori portofolio modern, yang telah terbukti menjaga risiko dan memaksimalkan keuntungan melalui diversifikasi.
  • Investasi yang dirancang khusus sesuai dengan profil risiko investor.
  • Rebalancing otomatis untuk menjaga distribusi yang optimal.
  • Buka akun instan secara digital dalam hitungan menit, tanpa perlu formulir, perencana keuangan, dan formulir elektronik.
  1. kekurangan

Selain kelebihan yang disebutkan di atas, bibit masih kekurangan sesuatu. Apa? Simak penjelasannya di bawah ini.

  • Robo Advisor yang diharapkan memiliki kinerja yang baik dalam mendeteksi profil risiko, belum tentu memberikan hasil terbaik dalam memilih jenis reksa dana.
  • Produk reksa dana yang tersedia di aplikasi terbatas, sehingga investor tidak bisa bebas memilih reksa dana.
  • Pertanyaan survei yang diberikan terbatas, dan jenis profil risiko hanya dibagi menjadi 10 jenis.