Beli Minyak Goreng Di Cianjur Dibatas: Maksimal 50 Liter

Hingga Kamis pagi (24 Maret 2022), masih terjadi antrean pembelian minyak sayur di Instansi Maju Jaya di Jalan Aria Cikondang, Desa Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Setiap pedagang yang membeli dari agen dibatasi hingga 50 liter per orang, atau sekitar dua tabung.

Antrean ini sebagian besar terdiri dari pedagang pasar yang menjual kembali minyak goreng.

Pedagang berdiri selama satu jam untuk mendapatkan lima puluh kilogram minyak sayur.

Apep, seorang penjual hypermarket berusia 35 tahun, mengatakan lima puluh kilo yang diterimanya setiap hari dari agen selalu ludes di pasaran.

“Permintaan terus bertambah, apalagi menjelang Ramadhan, lima puluh kilo ini baru digunakan pada sore hari,” ujarnya antre.

Menurut dia, minyak sayur lima puluh kilogram saja tidak cukup, karena pembeli terus berdatangan pada sore dan malam hari.

“Setelah siang, sore hari banyak lagi yang datang bertanya,” kata Apep.

Ia mengaku juga harus mengantri di instansi tersebut setiap pagi untuk mendapatkan pasokan minyak goreng.

“Kalau tidak mengantri seperti itu, minyak goreng pun tidak dapat, jadi satu setengah jam bukan berarti kita siap mengantri lebih dari satu jam,” katanya. (*)

Berita ini disiarkan di Jawa Barat dengan judul:

Penjual di pasar harus mengantri minyak sayur, tapi tidak lebih dari 50 liter per orang.