Komunitas Mobil Sarankan Denda Diberlakukan Di Pintu Keluar, Tilang ETLE Di Jalan Tol

Satuan Lalu Lintas Kepolisian (Kurlantas) akan mulai menerbitkan tilang elektronik di jalan tol, dengan target utama mobil yang melaju dengan kecepatan di atas batas yang ditentukan.

Seperti diketahui, batas kecepatan di jalan tol diatur dalam ayat 4 pasal 23 Peraturan Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 79 tanggal 2013.

Mengutip situs Kollantas Polri, kecepatan minimum berkendara di jalan kota adalah 60 km/jam dan kecepatan maksimum 80 km/jam.

Omong-omong, untuk mengemudi di jalan raya di luar kota, minimum adalah 60 km / jam, dan maksimum lebih tinggi, yaitu 100 km / jam.

“Jadi jika mobil melaju dengan kecepatan lebih dari 120 kilometer per jam, pasti akan disita dan setelah diverifikasi akan diberikan surat cinta kepada pelanggar untuk membayar denda,” kata Derjakum kepada Brigjen Polri Aan Suhanan, dikutip dari Situs Kollantas Polri.

Komunitas Toyota Sienta Indonesia (Tosca) sangat setuju dengan kebijakan ini sebagai tanggapan atas aturan tiket elektronik di jalan tol yang menjadi perhatian utama adalah batas kecepatan kendaraan.

Toyota Sienta Community Indonesia (Tosca) mengatakan, “Benar, saran saya ambil tiketnya langsung di pintu keluar, lewat tarif saat keluar, biayanya digabung. Sampai puas.” ) Kepada Anggota Komunitas Mohammed Makmouri, Senin (28/3). / 2022).

Morey menambahkan jika saldo e-passenger rendah, denda di box office juga akan menjadi kendala baru, sehingga perlu dikaji skema yang tepat.

Selain itu, masyarakat Tosca merekomendasikan agar aplikasi e-ticket dijalankan terus menerus di jalan tol.

“Saran untuk menerapkan tiket jika memungkinkan konsisten, jangan mulai awal dan yang terlambat mendapatkan tiket juga,” katanya.